Kepada Pendaki Yang Lugu

Oleh : Darno


Manifestasi bahagia kerap tak disadari
Wahai pendaki yang lugu
Panorama adalah bagiannya bukan utuhnya
Coba ingat-ingat lagi
Bukankah bahagia itu tumbuh bersama senyum mekar
Saat kau mendaki gunung itu dengan aroma segar
Bunga-bunga dan pepohonan sekitar
Bersama canda tawa kawan yang gelegar
Bersama arus aroma kopi dari kemah persinggahan yang lebar

Untuk apa mengumpulkan makanan VIP
Namun sedikit yang kita cicipi
Bukan berapa banyak yang kita miliki
Tapi berapa banyak yang kita nikmati

Sebab melakukan apa yang kau suka adalah merdeka
Suka apa yang kamu lakukan adalah merdeka

Morotai, 02 November 2022

Komentar